Cara Merawat Batik
Posted by zeta | Under Tips dan Trik Wednesday Dec 30, 2009Saat ini banyak sekali kain batik yang digunakan untuk pakaian maupun koleksi. Ada yang harganya tinggi hingga di bawah 100rb. namun demikian sayang jika batik yang Anda miliki warnanya cepat usang atau mudah rusakĀ hanya karena salah perawatan. Di bawah ini ada beberapa tips cara merawat batik Anda:
1. Pencucian
Pencucian kain batik tradisional sebaiknya dilakukan dengan menggunakan cairan air lerak. Air lerak untuk saat ini biasanya sudah tersedia dalam kemasan botol. Namun dapat juga menggunakan cairan lerak yang kita buat sendiri. Dalam mencuci kain batik Sebaiknya Jangan menggunakan Sabun Cuci atau detergent. Adapun cara pencucian kain batik dengan menggunakan Air Lerak (kemasan botol) yaitu dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a.Pencucian kain batik dengan menggunakan Air Lerak (kemasan botol)
Ambil air 5 liter + 3 tutup botol air lerak ,kemudian diaduk dan rendam kain kedalam larutan. Selanjutnya kain dikucek sampai air leraknya berbusa.Bilas dengan air bersih.
b.Pencucian kain batik dengan Biji Lerak .
Siapka air 5 liter + 3-5 biji Lerak. Rendam kain kedalam larutan tersebut dan kucek sampai air leraknya berbusa. Kemudian bilas dengan air bersih.
Supaya permukaan kain batik Anda terlihat lebih bagus Anda dapat melakukan pengkanjian. Pengkanjian dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a.Siapkan 5 liter air panas.
b.Larutkan 2 sendok makan tepung kanji dalam 1 gelas air dingin.
c.Masukkan larutan kanji ke dalam 5 liter air panas dalam
ember,kemudian aduk sampai rata.
d.setelah larutan kanji rata,masukkan kain batik kedalam ember,diamkan sebentar.
e.Setelah beberapa saat angkat , peras dan dikeringkan.
f.Untuk mengeringkan sebaiknya dengan cara diangin-anginkan, jangan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung.
2. Pengeringan
Untuk Pengeringankain batik sebaiknya dengan cara diangin-anginkan pada tempat yang teduh jangan dijemur dibawah sinar matahari langsung. Dan jangan menggunakan Setrika untuk menghaluskan permukaan kain batik.
3. Penyimpanan
Anda dapat melakukan pengasapan dengan menggunakan ratus untuk membuat kain batik menjadi lebih harum sebelum disimpan. Penyimpanan kain batik sebaiknya dimasukkan kedalam almari yang tertutup dan tidak terkena sinar lampu atau matahari secara langsung dan simpan pada tempat yang kering atau tidak lembab. Anda dapat pula memberi Kapur Barus pada Almari yang dipergunakan untuk menyimpan kain batik,yaitu dengan cara masukkan kapurbarus kedalam kantong kain kecil atau ditumbuk terlebih dahulu baru kemudian dimasukkan kedalam mangkuk kecil. Fungsi Kapur Barus untuk mengusir Ngengat, supaya kain Batik tidak dimakan Ngengat.


yuyun yunengsih on 